• This is default featured slide 1 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 2 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 3 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 4 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 5 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

7 Misteri Gunung Kelud, Menguak Cerita Saat Gunung Kelud Meletus

misteri gunung kelud

Gunung Kelud adalah salah satu gunung Indonesia yang memiliki berbagai misteri di dalamnya, terletak di 3 kabupaten sekaligus, yakni Kab. Malang, Kab. Blitar dan Kab. Kediri, kurang lebih berada 27 km dari pusat kota Kediri, Jawa Timur, Indonesia.

Gunung Kelud sendiri merupakan salah satu gunung berapi paling aktif di Indonesia, catatan sejarah menunjukan bahwa pada 1000 tahun terakhir, gunung Kelud sudah pernah meletus sebanyak 30 kali, bahkan lebih, dengan letusan-letusan yang dahsyat, menyebabkan puluhan ribu jiwa meninggal. Para ahli sejarah meyakini bahwa letusan dahsyat gunung Kelud melebihi letusan gunung Sinabung dan Merapi.

Hebatnya letusan gunung Kelud memunculkan banyak cerita legenda, sejarah gunung Kelud dan berbagai mitos yang tersebar di kalangan masyarakat sekitar yang akan kamu ketahui setelah selesai membaca tulisan ini. Sebab, di sini, kita akan membahas tentang;


7 Misteri Gunung Kelud, Menguak Cerita Saat Gunung Kelud Meletus

1. Sejarah Gunung Kelud dan Lembu Suro

oh, Kediri mbesuk bakal pethuk piwalesku sing makaping-kaping, yaiku Kediri bakal dadi kali, Blitar dadi latar, lan Tulungagung dadi kedung.~Lembu Sura~

Kalimat yang mengandung sebuah kutukan di atas keluar dari mulut Lembu Sura, seorang tokoh dalam legenda yang ikut mewarnai sejarah gunung Kelud, Kab. Kediri, Jawa Timur.

Meskipun dengan alur cerita yang sama, Kisah legenda Lembu Suro dengan kutukannya memiliki dua versi yang berbeda. Satu versi menceritakan bahwa dahulu, Raja Brawijaya, pemilik kursi kekuasaan kerajaan Majapahit, memiliki putri dengan paras yang sangat cantik, bernama Dyah Ayu Pusparani.



Semakin dewasa, kecantikannya kian tersohor di seluruh pelosok bumi Jawa, banyak sekali pemuda yang datang untuk melamar, termasuk Lembu Sura, seorang pemuda dengan kesaktian yang sangat tinggi, namun dia bukan dari kalangan manusia dan memiliki kepala seperti kerbau (dalam bahasa setempat disebut lembu).

Jelas saja sang putri tidak ingin menikah dengan makhluk seperti itu, tidak kuasa menolak lamaran Lembu Sura yang sakti, sang raja pun mengajukan persyaratan yang amat sulit, yakni Lembu Sura harus menggali sumur yang sangat dalam hanya dalam satu malam.

Dengan kesaktiannya, hal itu bukanlah perkara mustahil bagi Lembu Sura, dia dapat melakukannya dengan mudah dan di seperempat akhir malam, pekerjaannya hampir selesai.

Mendengar kabar bahwa sebentar lagi Lembu Sura menyelesaikan syaratnya, putri Dyah Ayu Pusparani pun menangis histeris, meminta sang raja untuk menyiasati Lembu Sura. Sang raja akhirnya memerintahkan seluruh prajurit untuk mengubur Lembu Sura yang sedang berada di dasar sumur yang sangat dalam tersebut.

Batu demi batu, kerikil demi kerikil, dimasukan dan Lembu Sura pun memohon agar tidak dikubur. Setelah dia menyadari bahwa permohonannya itu sia-sia. Akhirnya dia mengeluarkan 'kutukan' seperti kalimat di atas.

Sedangkan dalam versi lainnya, bukanlah Dyah Ayu Pusparani putri Brawijaya yang digambarkan sebagai wanita cantik itu, melainkan Dewi Kilisuci, putri dari Jenggolo Manik. Namun alur ceritanya tetap sama.

Baca juga: sejarah gunung Cikuray yang penuh mistis

2. Letusan Gunung Kelud Menjadi Sebab Atas Terjadinya Kutukan Lembu Sura



Entah seperti apa, kutukan yang diucapkan oleh Lembu Sura memang terjadi di kemudian hari. Pada tahun 1586, gunung Kelud mengalami letusan yang sangat hebat, membuat 3 tempat yang diucapkan Lembu Sura dalam kutukannya, yakni Kediri, Blitar dan Tulungagung, hancur luluh lantah, sekaligus mengakhiri kekuasaan kerajaan Majapahit.

Para sejarawan bersepakat bahwa pada letusan di tahun 1586 tersebut, setidaknya ada 10.000 orang yang meninggal dunia.

Hari ini, 11 sungai yang terbentuk akibat letusan gunung Kelud terletak di Kediri, Bendungan Wonorejo di Tulungagung dan Blitar menjadi sebidang tanah datar yang dikelilingi sungai dan danau. Senada dengan kutukan Lembu Sura, si manusia berkepala kerbau yang sakti.

3. Kebenaran Ramalan Jayabaya. Setiap Gunung Kelud Meletus, Akan Ada Peristiwa Besar Terjadi

Bukan tanpa alasan, ramalan atau kepercayaan ini terlahir setelah beberapa tanda terjadi. Lihat saja pada letusan di tahun 1811, berbarengan dengan serbuan tentara Inggris ke Indonesia. Tahun 1901, berbarengan dengan permulaan bergeraknya perpolitikan di Indonesia. Pada tahun 1919, berbarengan dengan permulaan bergeraknya berkebangsaan di Indonesia. Atau di tahun 1966, berbarengan dengan jatuhnya kekuasaan orde lama.

Hayam Wuruk, raja paling terkenal sepanjang sejarah kerajaan Majapahit, pun lahir berbarengan dengan meletusnya gunung Kelud di tahun 1334. Ir. Sukarno lahir, 2 minggu, setelah gunung Kelud meletus di tahun 1901. Benarkah ramalan Jayabaya atau hanya sekedar kebetulan belaka?.

4. Gunung Kelud Adalah Tempat Dikuburnya Keris Mpu Gandring yang Sangat Sakti



Buat kamu yang senang mengetahui sejarah, pasti kenal dengan Mpu Gandring, si pembuat keris dengan kesaktian hebat yang hidup di jaman kerajaan Singosari. Dia berhasil membuat keris dengan energi kuat yang digunakan oleh Ken Arok untuk membunuh dirinya sendiri.

Setelah Ken Arok membunuh sang pembuat keris, maka energi jahat dalam keris tersebut semakin kuat, keris itu semakin bringas dan berada di tangan yang salah, keris itu mampu membunuh Ken Arok, Anusapati dan Kebo Ijo.

Saat berada di tangan Wisnuwadhana, pemilik kursi kerajaan Singosari, konon raja Hayam Wuruk dari kerajaan Majapahit berhasil merebut keris tersebut dan menguburkannya di gunung Kelud untuk membendung aura jahat dalam keris tersebut. Oleh karena itu, meskipun bukan gunung yang tinggi, letusan gunung Kelud selalu hebat.

5. Upacara Adat, Ritual Gunung Kelud Untuk Menolak Bala Kutukan Lembu Suro

Secara rutin, pada setiap tahun, di bulan Suro, masyarakat sekitar lereng gunung Kelud selalu mengadakan upacara adat Wage Keramat, karena wage di bulan Suro adalah hari yang identik dengan meletusnya gunung Kelud.



Dalam upacara adat tersebut, masyarakat meminta perlindungan kepada tuhan dari bala yang disebabkan kutukan Lembu Suro. Sedangkan bagi umat hindu, upacara adat ini dilakukan sebagai rasa sukur kepada Sang Hyang Widhi.

6. Buaya Putih, Sang Penunggu Kawah Gunung Kelud

Dalam kisah legenda, dahulu ada 2 bidadari yang pernah mandi di telaga yang berada di gunung Kelud. Disebabkan tidak dapat menahan diri dan melakukan perbuatan tercela di telaga itu, akhirnya dewa mengutuk mereka menjadi buaya putih dan memberikan tugas untuk menjaga kawah gunung Kelud.

Konon, setiap gunung Kelud meletus, dua buaya putih itu mengambil para korban yang meninggal. Korban laki-laki akan dijadikan suami dan perempuan akan dijadikan saudari.

7. Sejarah Letusan Gunung Kelud

Pada abad ke-20, gunung Kelud pernah meletus pada tahun 1902, 1919, 1951, 1966 dan tahun 1990. Sedangkan pada abad ke-21 ini, gunung Gelud meletus pada tahun 2007 dan tahun 2014. Bila kamu mengamati hitungan tahunnya. Rentang tahun, dari letusan satu ke letusan lainnya, sangatlah pendek. Hingga para ahli gunung menyimpulkan kepada pola 15 tahun sekali gunung Kelud akan meletus.

Baca juga: 8 gunung dengan jalur pendakian paling ekstrim di Indonesia

Demikian adalah 7 misteri gunung Kelud, termasuk ulasan saat gunung Kelud meletus, sejarah letusan, kisah legenda gunung Kelud dan sejarah Lembu Suro yang bisa saya sampaikan. Jangan bosen ya main-main di blog Basecamp Para Pendaki ini.
Share:

5 Misteri Gunung Kerinci yang Angker

misteri gunung kerinci

Gunung Kerinci, dengan ketinggian puncaknya yang mencapai 3.805 mdpl, menempatkannya pada urutan pertama dalam jajaran gunung-gunung tertinggi di pulau Sumatra atau gunung tertinggi di Indonesia yang berada di luar Papua dan gunung berapi paling tinggi di Indonesia. Meskipun fakta mengatakan bahwa pendakian gunung Kerinci tidak mudah dilakukan, mengingat statusnya yang masih berapi aktif dan keterjalan track-nya yang bukan main. Namun bagi sebagian pendaki, gunung Kerinci malah menjadi sasaran empuk untuk menguji keyakinan, mental, tekad dan seberapa mampu mengalahkan diri sendiri.



Dalam rangka untuk mengenalnya lebih dekat, pada tulisan yang sedang kamu baca saat ini, kamu akan mendapatkan informasi tentang beberapa misteri gunung Kerinci yang sangat dikenal oleh penduduk tanah Sumatera. Ulasannya, sudah saya siapkan di bawah ini.


5 Misteri Gunung Kerinci yang Angker

1. Misteri Keberadaan Uhang Pandak di Gunung Kerinci



Uhang Pandak adalah sebutan penduduk Sumatera untuk Orang Pendek yang sering muncul dalam kisah paling menarik di antara masyarakat Sumatera. Dari awal kemunculannya, pada tahun 1900-an, hingga saat ini, makhluk kecil itu masih menjadi sebuah misteri yang belum pernah terpecahkan.

Meskipun banyak yang mengaku pernah bertemu dan melihatnya dengan jelas. Namun, tidak ada yang bisa membuktikan keberadaan makhluk ini secara nyata. Sebab, sampai saat ini, belum ada satu pun yang mampu mendokumentasikan penampakan atau jejaknya.

Dalam kisah yang melegenda, makhluk kecil nan unik ini tinggal dalam lebatnya hutan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS).

Baca juga: misteri gunung Slamet, kehadiran manusia kerdil di jalur pendakian Guci

2. Ciri-Ciri Fisik Uhang Pandak, Sang Penunggu Gunung Kerinci

Bagaikan umpan di hadapan ikan, legenda keberadaan Uhang Pandak di hutan gunung Kerinci berhasil memancing perhatian para peneliti dunia. Misalnya saja pada tahun 1994, peneliti bernama Debbie Martyr, asal Inggris dari badan peneliti National Geographic Society, memulai ekspedisi pencarian makhluk kecil bernama Uhang Pandak.

Pada masa awal ekspedisinya, ia mengumpulkan informasi dari orang-orang yang mengaku pernah melihat Uhang Pandak. Seusai pengumpulan informasi tersebut, maka ia berhasil memaparkan ciri-ciri fisik makhluk pendek Uhang Pandak, sebagai berikut di bawah ini.


  • Tinggi badan tidak lebih dari satu seperempat meter
  • Memiliki dua kaki, seperti manusia
  • Berjalan tegak
  • Berbulu di sekujur tubuh, warna abu-abu atau merah
  • Memiliki mata merah menyala
  • Memiliki tangan yang panjang, lebih dari lutut

3. Uhang Pandak Dipercaya Sebagai Pembawa Keberuntungan

Bermacam kisah di kalangan masyarakat Kerinci tentang makhluk kecil satu ini, salah satunya adalah kepercayaan yang mengatakan bahwa Uhang Pandak adalah pembawa keberuntungan. Apabila kamu bertemu dengannya, maka keberkahan dan rezeki akan menghapirimu.

4. Hanya Bisa Ditemui Dengan Cara Tiba-Tiba

Menurut Zakaria, seorang tokoh masyarakat Kerinci, sekaligus pernah menghabiskan 20 tahun untuk pencarian Uhang Pandak dan mengaku pernah bertemu dengannya beberapa kali. Dia percaya bahwa Uhang Pandak tidak dapat terlihat dengan disengaja.


Namun jika sengaja dicari, Uhang Pandak tak akan terlihat, sebut Zakaria dengan logat Jambi.

5. Belajar Dari Sosok Yudha yang Namanya Diabadikan di Gunung Kerinci

Bagi kamu yang pernah mendaki gunung Kerinci pasti pernah melihat satu tugu yang terletak di kawasan sebelum puncak. Ya, tugu tersebut adalah penghormatan bagi sosok Yudha, pemuda pencinta alam yang meninggal di gunung Kerinci pada tanggal 23 Juni 1990.

Secara tidak tersurat, Yudha, lewat tugunya, mengajarkan kita tentang hidup, menghormati anugrah setiap nafas yang telah tuhan berikan, tentang kecilnya kita dihadapan alam ciptaan-Nya. Namun betapa beraninya kita menghadapi sebuah tanda tanya di setiap pendakian.



Baca juga: kisah meninggalnya Soe Hok Gie di puncak Mahameru

Demikian adalah 5 misteri gunung Kerinci yang angker dan bisa disampaikan. Semoga bermanfaat dan salam lestari!.

Sumber gambar: http://www.korintji.com
Share:

12 Misteri Gunung Galunggung, Termasuk Tempat Angker di Dalamnya

misteri gunung galunggung

Gunung Galunggung, salah satu gunung tertinggi di Jawa Barat ini merupakan gunung berapi dengan sejarah letusan yang dahsyat. Puncaknya mencapai titik ketinggian 2.167 mdpl, untuk menggapainya, kamu bisa menapaki 620 anak tangga yang sudah disiapkan oleh pihak pengelola, tidak perlu berjuang atau bergelut dengan track seperti pada gunung-gunung lainnya.



Bila melihat sejarah letusannya, maka akan muncul rasa ingin tahu, ingin mengenalnya lebih dekat, terlebih tentang misteri di balik keindahan alamnya yang membuat terkagum. Maka, karena rasa penasaran itulah mengapa sekarang kamu tersesat ke dalam tulisan ini. Benarkan?, langsung saja kita bahas beberapa misteri gunung Galunggung pada pemaparan di bawah ini.


12 Misteri Gunung Galunggung, Termasuk Tempat Angker di Dalamnya



1. Sejarah Letusan Dahsyat Gunung Galunggung

Kita yang lahir pada tahun 90-an pasti pernah didongengkan tentang hebatnya letusan gunung Galunggung. Menurut nenek saya, sangat mengerikan, hujan abu vulkaniknya sampai di kota Bandung, menutupi genteng-genteng rumah. Terbayang tentang seperti apa pengalaman mereka yang tinggal di lereng gunung Galunggung kala itu.

Kemudian, bagaimana letusannya, berapa kali dan kapan?...

Menurut catatan sejarah, gunung Galunggunung pernah meletus sebanyak 4 kali, yakni pada tahun 1822, 1894, 1918 dan terakhir, pada tahun 1982-1983.

Tahun 1822, mengakibatkan hujan pasir berwarna merah yang sangat panas, mengeluarkan awan panas, menyemburkan abu halus dan mengalirkan lahar. Lahar tersebut mengalir mengikuti aliran sungai ke arah tenggara. Setidaknya, ada 4.011 orang yang meninggal dan 114 desa yang luluh lantah.

Tahun 1894, mengeluarkan awan panas dan mengalirkan lahar, alirannya sama dengan yang terjadi pada tahun 1822. Setidaknya ada 50 desa yang terkena dampaknya, hancur dan tidak sedikit rumah yang ambruk karena tertimpa hujan abu vulkanik.

Tahun 1918, Diawali dengan kemunculan petir yang tidak biasa dan gempa bumi, mengakibatkan hujan abu, endapannya setebal 2-5 mm. Letusan ini menghasilkan tumpukan lava di dalam kawah dengan ketinggian mencapai 85m, yang dinamai dengan Gunung Jadi.

Tahun 1982-1983, letusan dahsyat, terjadi selama 9 bulan, dari tanggal 5 Mei 1982 hingga 8 Januari 1983. Banyak warga lereng gunung yang mengungsi ke tanah Jawa, mengakibatkan kerugian material hingga Rp 1 miliar dan 22 desa ditinggal tanpa penghuni.

2. Beberapa Tanda Sebelum Terjadinya Letusan Gunung Galunggung

Sebelum terjadinya musibah besar di gunung Galunggung, rupanya alam telah memberikan tanda-tanda kepada penduduk lereng gunung. Tanda-tanda tersebut di antaranya adalah suara gemuruh dan kemunculan petir yang tidak lazim, suara gemuruh tersebut bagaikan tangisan dan teriakan kesedihan. Kemudian, banyak satwa yang turun, tiba-tiba, dari gunung, mendatangi padatnya pedesaan, seperti memberitahu bahwa bahaya besar akan terjadi.

3. Walaupun Banyak Tanda-Tanda, Kedahsyatannya Mampu Merenggut Ribuan Jiwa

Meskipun alarm bahaya sudah alam nyalakan, namun dahsyatnya letusan gunung Galunggung masih mampu menjatuhkan ribuan korban jiwa. Seperti yang sudah kamu baca pada poin pertama, bahwa ada ribuan manusia yang meninggal akibat meletusnya gunung yang berada di kota Tasik tersebut.

Baca juga;


4. Misteri Letusan Gunung Galunggung dan Migrasinya Penduduk Sekitar ke Tanah Jawa Tengah

Pada letusan tahun 1982-1983, terjadi migrasi masyarakat Sunda ke tanah Jawa Tengah secara besar-besaran. Mereka yang masih trauma dengan letusan sebelumnya memutuskan untuk meninggalkan tanah kelahirannya dan memulai hidup baru. Meski begitu, ingatan tentang betapa mengerikannya letusan gunung Galunggung selalu saja menghantui ingatan mereka.

5. Misteri Matinya 4 Mesin Pesawat British Airways Saat Melintas Gunung Galunggung

Masih pada letusan di tahun 1982, kala itu pesawat British Airways sedang melakukan penerbangan dari Inggris menuju Australia, otomatis harus melewati Indonesia, tepatnya kawasan gunung Galunggung, sebagai jalur lintasannya. Namun, saat berada tepat di atas kawasan Galunggung, seketika 4 mesin pesawat British Airways mati total secara mengejutkan dan harus mendarat secara darurat di bandara terdekat.

6. Sihir Pelet yang Dimiliki Gunung Galunggung

Seakan memiliki mantra pemikat, gunung Galunggung dapat membuat takjub siapa pun yang melihatnya, membuat rindu siapa pun yang pernah mendatanginya dan membuat candu untuk terus mendakinya lagi dan lagi. Itulah gunung Galunggung, meskipun memiliki masa silam yang sangat menyakitkan, namun tetap saja mampu memikat manusia untuk terus mendatanginya. Dalam catatan, setidaknya ada 213.382 pengunjung per tahun.

7. Puncaknya Merupakan Pemukiman Bagi Penduduk Alam Gaib

Menurut kesaksian seorang pendaki yang memiliki penglihatan gaib, ia menuturkan bahwa dia melihat keramaian di puncak gunung Galunggung, bahkan lebih ramai dari sebuah pedesaan, menurutnya puncak tersebut adalah pemukiman pada makhluk gaib, tempat berkumpulnya bangsa Jin.

8. Terdapatnya Batu Besar Tempat Pertapaan Orang-Orang Sakti di Jaman Dahulu

Gunung merupakan salah satu tempat yang sering dipakai untuk bertapa, berdiam diri dengan kkusyuk, oleh para aktifis spiritual, orang sakti dan ulama penyebar agama di masa lampau. Begitupun dengan gunung Galunggung, pasalnya, di salah satu sudut gunung tersebut terdapat sebuah batu besar yang konon sering dipakai semedi oleh orang-orang sakti dan para ulama di jaman dahulu.

Saat ini, menurut penuturan warga sekitar, batu besar tersebut masih ada di tempatnya, menyimpan kekuatan besar, energi yang berlimpah, mampu membuat merinding orang-orang yang mendekatinya.

9. Kehadiran Bangunan Mushala di Dasar Kawah Gunung Galunggung

Tidak banyak orang yang tahu tentang adanya bangunan mushala di dasar kawah Galunggung. Mushala tersebut berada jauh dari keramaian wisatawan, di tengah-tengah udara yang sejuk di atas ketinggian. Di sampinya terdapat sumber air, dimana airnya sangat jernih dan menyegarkan. Terkadang, moshala tersebut dikelilingi oleh kabut. Indah dan memberikan rasa tenang saat berada di dalamnya.

10. Misteri Pemandangan Gunung Galunggung yang 3 Dimensi

Apabila kita melihat dengan mata telanjang, maka kita akan melihat gunung Galunggung yang sangat indah, mempesona, menakjubkan dan membuat kagum. Berbeda saat kita memotretnya dengan kamera, kamera secanggih apapun itu dan siapa pun yang memotret, maka keindahan Galunggung akan seketika lenyap, seakan dia tidak ingin dirinya difoto. Banyak fotografer yang membuktikan mitos ini dan mereka mendapatkan jawaban yang sama. Pesona keindahan Galunggung tidak bisa diabadikan lewat kamera.

11. Misteri Sumber Mata Air 7 Rasa di Gunung Galunggung

Konon, di gunung Galunggung terdapat 7 sumber mata air yang mengeluarkan air dengan masing-masing rasa yang berbeda. Bukan air biasa, namun air yang dikeluarkan memiliki berbagai khasiat, terutama untuk kesehatan dan pembersihan jiwa. Seseorang di forum Kaskus mengaku pernah membasuh wajahnya dengan air tersebut. Setelahnya, matanya terasa sangat bersih dan segar.

12. Larangan Memancing di Kawah Galunggung

Danau kawah yang berada di puncak gunung Galunggung memang menjadi tempat hidup untuk banyak ikan. Namun, menurut kepercayaan sekitar, manusia dilarang mengambil ikan tersebut dengan cara apapun, termasuk memancing. Sebab, ikan-ikan tersebut dipercaya sebagai peliharaan Jin di gunung Galunggung.

Pada suatu hari, ada seorang pemuda yang nekad memancing di danau kawah tersebut, setelah pulang ia langsung sakit dan kerasukan Jin gunung Galunggung yang marah kepada dirinya.



Baca juga;


Demikian adalah 12 misteri gunung Galunggung yang menyingkap setiap rahasia dan sejarah di dalamnya. Setelah mengetahuinya, semoga kita lebih menghargai eksistensi makhluk lain, menjaga kelestarian alam dan bersikap santun saat berada di kawasan gunung Galunggung. Amin!.
Share:

9 Misteri Gunung Sindoro, Tempat Berkumpulnya Bidadari

misteri gunung sindoro

Gunung Sindoro, dengan ketinggian puncaknya yang mencapai 3.150 mdpl, merupakan gunung tertinggi di Jawa Tengah pada urutan ke-4. Letaknya berdekatan dengan kota Temanggung dan berada persis di samping gunung Sumbing, hanya tersekat sebuah jalan raya. Dengan gunung Sumbing, Sindoro disebut-sebut sebagai gunung kembar.

Selain nama Sindoro, gunung ini pun dapat disebut dengan nama Sindara atau Sundoro. Merupakan gunung berapi aktif, sejarah letusannya tidak terlalu ekstrim, karena Sindoro hanya meletus dalam sekala ringan atau sedang.

Baca juga: 4 tingkatan status gunung berapi

Sampai saat ini, gunung Sindoro merupakan salah satu gunung favorit bagi para pendaki gunung. Saat mendaki di Sindoro, kamu akan menikmati setiap keindahan alam dalam bentangan yang luas dan sejarah panjang di masa lampau.

Namun, alih-alih untuk menceritakan setiap keunikan di alam rimba gunung Sindoro, pada tulisan yang sedang kamu baca saat ini, saya lebih tertarik untuk mengulas setiap misteri yang tersembunyi di balik keindahan gunung Sindoro. Ulasannya, sudah saya siapkan di bawah ini.


9 Misteri Gunung Sindoro, Tempat Berkumpulnya Bidadari

1. Sejarah Penamaan Gunung Sindoro

Seperti yang sudah saya tulis dalam artikel yang berjudul 11 misteri gunung Sumbing. Sejarah penamaan kedua gunung (Sindoro-Sumbing) tersebut berawal dari kisah tentang satu keluarga yang memiliki 2 putera kembar, satu putera memiliki perangai yang usil dan satu lainnya memiliki kepribadian yang arif, bijaksana dan santun.

Namun di antara keduanya selalu terlibat pertengkaran, sepanjang hari bertengkar, terus-menerus, membuat ayah mereka menemui batas kesabarannya. Dengan perasaan marah, sang ayah memukul putera yang usil hingga bibirnya robek (dalam bahasa daerah disebut sumbing).

Maka nama Sumbing diambil dari bibir yang robek tersebut. Sedangkan, nama Sindoro merupakan serapan dari pribadi arif sang saudara kembar, 'ndoro' adalah sebutan untuk kepribadian yang bijaksana dan santun, maka tercetuslah nama Si'ndoro.

2. Misteri Kehadiran Kabut Hitam yang Sering Menyesatkan Para Pendaki Gunung

Menurut penuturan warga Kledung, sebuah desa di dekat gunung Sindoro, mereka memaparkan bahwa sering terlihatnya kabut yang menyelimuti gunung Sindoro, kabut tersebut disebut sebagai 'pedhut'. Ada dua jenis, yaitu kabut berwarna hitam dan putih.

Kabut putih sangat sering terlihat, bahkan hampir setiap hari, menyelimuti puncak dan badan gunung. Sedangkan, kabut hitam lebih sering terlihat di kawasan puncak, sering muncul seketika dan sering menyesatkan pendaki, membuat mereka bingung untuk mencari jalan pendakian yang benar.

Berhati-hatilah dan jaga kesopanan saat kamu mendaki gunung Sindoro. 'ujar salah seorang warga Kledung

3. Misteri Jin Baik, Sang Penunggu Gunung Sindoro

Setiap gunung yang ada di belahan dunia memiliki penghuninya tersendiri, begitupun dengan gunung Sindoro. Namun, keistimewaannya, para penghuni di gunung Sindoro dikenal sebagai jin baik yang beriman kepada Allah SWT. Jin-jin itu tidak menyukai perbuatan kotor manusia yang dilakukan di gunung Sindoro.

4. Maraknya Maksiat, Membuat Sindoro Meletus

Sebagaimana yang telah disebutkan di atas, jin yang menempati gunung Sindoro merupakan jin-jin yang baik. Konon, di masa lampau, gunung Sindoro pernah meletus yang disebabkan maraknya maksiat yang dilakukan di kawasan gunung Sindoro. Kala itu, para jin yang telah bosan dengan maraknya maksiat, berdo'a kepada Allah agar manusia diberikan hukuman, maka terkabullah do'a tersebut, meletuslah gunung Sindoro.

Karenanya, saat ini, warga sekitar masih percaya bahwa beberapa tempat di kawasan gunung Sindoro merupakan kawasan suci dan pantang melakukan dosa di kawasan suci tersebut.

5. Letusan Gunung Sindoro Melumat Peradaban Mataram Kuno

Lewat situs Liyangan di Temanggung dan banyak artefak sejarah yang ditemukan di Wonosobo, para ahli sejarah dapat menyimpulkan bahwa dahulu, kerajaan Mataram kuno pernah menjalankan perdaban di kawasan gunung Sindoro. Namun, peradaban tersebut musnah ketika gunung Sindoro meletus dalam sekala yang teramat dahsyat yang terjadi sebelum pencatatan modern.

6. Sindoro Adalah Pusat Energi Feminitas dan Sumbing Pusat Energi Maskulin

Menurut beberapa kepercayaan, di dunia ini ada 2 macam aliran energi yang bertugas untuk menjaga keseimbangan alam dunia, seperti Yin dan Yang dalam kepercayaan umat Tionghoa. Begitu pula menurut kepercayaan warga setempat gunung Sindoro. Gunung Sindoro merupakan simbol feminitas yang bersifat dingin dan Sumbing adalah simbol maskulinitas yang bersifat panas. Keduanya bertugas menjaga keseimbangan tanah pulau Jawa.

7. Bunga Edelweis di Gunung Sumbing yang Wangi Semerbak

Saat ini, keberadaan bunga Edelweis semakin langka, karena banyak dicabut oleh tangan para pendaki yang tidak bertanggung jawab. Bila kamu sedang merasakan rindu kepada wangi bunga Edelweis, pergilah ke gunung Sindoro. Sebab, bunga Edelweis di gunung Sindoro adalah yang paling wangi di antara bunga Edelweis di gunung lainnya, bahkan hingga 3 tahun setelah terlepas dari tangkainya wanginya akan tetap bertahan.

Konon, semerbak wangi pada bunga Edelweis di gunung Sindoro diakibatkan karena Edelweis tersebut dijaga oleh para bidadari.

Baca juga;


8. Jangan Melamun Saat di Gunung Sindoro, Bisa-Bisa Kamu Tersesat

Saat letih setelah bergelut dengan track gunung Sindoro, usahakan untuk tidak melamun. Sebab, saat kamu melamun, memudahkan makhluk gaib mengganggu dirimu, membawamu ke dalam dunia halusinasi, kepada sensasi melayang di atas angin, setengah sadar, kau berada di bibir jurang dan terjatuh ke dalamnya atau masuk dalam rimbunnya hutan, tersesat di dalamnya.

9. Sejarah Letusan Gunung Sindoro

Sejak abad ke-19, dalam catatan modern, gunung Sindoro sudah pernah meletus sebanyak 12 kali, yakni pada tahun 1806, 1818, 1882, 1883, 1887, 1902, 1903, 1906, 1908, 1910, 1970 dan 2011.

Dalam catatan sejarah tersebut, serta endapan hasil letusannya. Para ahli memperkirakan bahwa letusan gunung Sindoro didominasi oleh letusan bertipe strombolian.

Demikian adalah 9 misteri gunung Sindoro yang bisa saya sampaikan, semoga dapat memberikan hikmah, pelajaran sejarah dan budi pekerti yang baik saat kita berada dalam sebuah pendakian.
Share:

11 Misteri Gunung Sumbing, Tempat Para Peri Bersemayam

11 misteri gunung sumbing

Saat dengkul ketemu dagu

Demikian adalah satu kalimat yang sering dipakai para pendaki untuk menggambarkan kesadisan track pendakian gunung Sumbing, sebuah gunung dengan ketinggian 3.371 mdpl, menempati urutan ke-2 dalam jajaran gunung tertinggi di Jawa Tengah, setelah gunung Slamet yang menempati puncak ketinggian di Jawa Tengah dan menempati urutan ke-3 dalam jajaran gunung-gunung tertinggi di pulau Jawa.



Baca juga: 8 misteri gunung Slamet yang dapat membelah pulau Jawa

Di kalangan para pendaki gunung, gunung Sumbing terkenal dengan tracknya yang dapat menguji mental dan tekad, membuat dengkul gemetar dan nafas terengah-engah. Sebab itulah, banyak para senior yang melarang junior mereka untuk mendaki gunung Sumbing tanpa pengawasan mereka.

Di sisi lain, selain kesadisan tracknya, gunung Sumbing pun dikenal dengan kekentalan mistisnya, eksistensi makhluk gaib di sana sudah sering terdengar dari pengalaman mistis para pendaki yang menjamahinya, baik kisah yang beredar dari mulut ke mulut atau cerita yang ditulis oleh teman-teman pendaki lain di blog mereka.

Dengan bekal sedikit pengetahuan dan pengalaman, dalam tulisan sederhana ini, saya akan mencoba mengulas berbagai misteri yang tersimpan di gunung Sumbing. Ulasannya sudah saya siapkan di bawah sini.




11 Misteri Gunung Sumbing, Tempat Para Peri Bersemayam

1. Sejarah Gunung Sumbing

Sejarah berawal dari kisah sebuah keluarga yang memiliki dua putera kembar, mereka hidup di pedesaan, sang ayah dan ibu bekerja sebagai petani. kedua putera tersebut sering berkelahi, hingga pada suatu hari, sang ayah kehilangan kesabaran saat harus melihat kedua puteranya bertengkar terus-menerus. Dipengaruhi emosi, sang ayah pun memukul salah satu puteranya di bagian bibir, mengakibatkan bibirnya robek (dalam bahasa setempat disebut sumbing).

Menurut kisah legenda, maka nama 'Sumbing' yang tersemat pada gunung Sumbing, diambil dari kejadian di atas. Sedangkan nama 'Sindoro' diambil dari perilaku saudara kembarnya yang memiliki sikap bijaksana, selalu melindungi dan santun.

Baca juga: sejarah gunung Cikuray yang angker

2. Misteri Raksasa Hitam, Sang Penunggu Pintu Masuk Gunung Sumbing

Menurut sebuah mitos, pintu masuk yang berada di gunung Sumbing dijaga ketat oleh sosok raksasa hitam, ia akan mengawasi setiap manusia yang masuk ke dalam kawasan gunung Sumbing hingga beberapa kilo meter perjalanan. Bila orang tersebut memiliki niatan dan perilaku buruk, maka sosok raksasa hitam tersebut akan berusaha mencelakakannya atau membuatnya tersesat. Berhati-hatilah!.

3. Keberadaan Peri di Gunung Sumbing

Banyak pendaki dan warga sekitar yang mengaku pernah melihat makhluk bercahaya di kawasan gunung Sumbing. Banyak pendapat mengenai makhluk tersebut, sebagian menganggapnya adalah jin Islam yang menampakan diri, dan sebagian lagi meyakini bahwa makhluk tersebut merupakan peri-peri kecil yang bersemayam di gunung Sumbing.

4. Penampakan Pocong di Gunung Sumbing

Selain peri dan raksasa yang telah disebutkan, penampakan pocong pun menjadi salah satu bahan pembicaraan bagi para pendaki gunung Sumbing. Pasalnya, dalam beberapa kesempatan, makhluk berbalut kain kafan tersebut menampakan dirinya di hadapan para pendaki yang sedang bergelut mesra dengan track pendakian Sumbing.

5. Orang Tua Jawa yang Sedang Menghisap Kemenyan

Sekitar 30 menit perjalanan dari pintu masuk, selepas ladang kebun milik penduduk, terkadang ada penampakan orang tua berpakaian adat jawa yang sedang duduk berjajar di pinggiran track sambil menghisap rokok berbau kemenyan.

6. Misteri Penampakan Sekumpulan Orang Berbaju Serba Putih

Seakan sedang berdiskusi, memusyawarahkan sesuatu, mereka sering terlihat duduk melingkar. Jika dilihat dari pakaian yang dikenakan, mereka seperti para ulama, serba putih. Mereka tidak akan menganggu dan seketika akan menghilang bila ada manusia yang datang.

7. Penampakan Kuntilanak, Sundel Bolong dan Wanita Jawa

Hantu ber-gender perempuan pun sering memperlihatkan sosoknya, penampakan kuntilanak, wanita berpakaian adat Jawa dan sundel bolong sering terlihat di sepanjang track pendakian gunung Sumbing. Terkadang, mereka bersikap ramah, meminta tolong, bahkan cuek. Sangat seram bila dibayang!.

8. Penampakan Petapa yang Sedang Duduk Bersila

Misteri gunung Sumbing selanjutnya adalah soal penampakan para petapa, mereka duduk bersila, memejamkan mata dan meng-kumat-kamitkan mulut, seakan melafalkan sebuah mantra. Sebagian mereka memakai baju hitam dan sebagian lagi mengenakan pakaian putih.

9. Hantu yang Mengikuti Rombongan Pendakian

Dalam sebuah grup pendakian di Facebook, ada seorang teman pendaki yang menceritakan pengalaman mistis saat menjamahi kegagahan gunung Sumbing. Dalam tulisannya, dia mengisahkan bahwa ada penyusup dalam rombongannya. Pada mulanya, jumlah orang dalam kelompoknya hanya ada 6 orang, namun saat dia berada paling belakang, dia menyadari bahwa rombongannya menjadi 7 orang. Siapakah penyusup tersebut?, entahlah.

Baca juga: misteri pasar setan di gunung Lawu

10. Misteri Ritual Pesugihan Gunung Sumbing, Kekayaan Dibayar Oleh Nyawa Manusia

Inilah misteri yang paling sering dibicarakan oleh orang-orang. Mitosnya, kawasan semenanjung lereng gunung Sumbing dinaungi oleh kegelepan pesugihan yang harus mengorbankan nyawa manusia sebagai tumbal. Seseorang yang dibutakan oleh kekayaan, harus menyerahkan nyawa manusia (entah bagaimana caranya) yang akan dibayar dengan kekayaan. Konon, ruh orang yang ditumbalkan akan menjadi budak iblis untuk selamanya.

11. Sebagian Kecil Pendaki Gunung Sumbing Disesatkan Oleh Makhluk Penunggu

Dari banyak cerita atau kisah yang beredar, banyak pendaki yang mengaku pernah tersesat (atau disesatkan?) di gunung Sumbing, lama berjalan, ternyata mereka hanya berputar-putar di tempat yang sama. Menurut saya, hal ini sangat erat kaitannya dengan perilaku kita saat menjamahi alam rimba di gunung Sumbing, menjaga sikap santun dan perkataan baik adalah salah satu solusi agar kita tidak mengalami hal serupa.



Baca juga: 5 misteri gunung Dieng, tempat indah nan berbahaya

Demikian adalah 11 misteri gunung Sumbing yang bisa saya sampaikan kepadamu. Saat dalam pendakian, tetaplah saling menghormati dengan makhluk lainnya, menjaga sikap dan perkataan. Karena sejatinya, sebuah gunung bukanlah tempat tinggal manusia, siapa pun dapat menempatinya.
Share:

5 Misteri Gunung Dieng, Tempat Indah nan Berbahaya

misteri gunung dieng

Gunung Dieng atau biasa kita sebut dengan dataran tinggi Dieng merupakan kawasan vulkanik aktif. Lokasinya berada di dua kabupaten di Jawa Tengah, yakni Kab. Banjarnegara dan Kab. Wonosobo, sebelah barat dari komplek gunung Sindoro dan Sumbing.



Dengan ketinggiannya yang mencapai 2.000 mdpl, Dieng menempati urutan ke-2 dalam jajaran dataran tertinggi di dunia, setelah Nepal yang menempati urutan pertama. Karena keindahan alamnya yang amat luar biasa, gunung Dieng merupakan salah satu wisata alam yang digemari oleh para wisatawan, baik dari kalangan pendaki gunung atau lainnya.

Namun, dalam tulisan yang sedang kamu baca saat ini, saya tidak akan mengulas tentang keindahan alam atau jalur pendakian gunung Dieng. Melainkan, kita akan membahas beberapa misteri yang tersembunyi di balik panorama indah di alam DIeng. Bersedia?, mari kita mulai!.




5 Misteri Gunung Dieng

1. Asal Muasal Penamaan Gunung Dieng

Dalam bahasa Kawi, Dieng sendiri merupakan gabungan dari dua kata, yaitu 'Di' yang memiliki arti gunung dan 'Hyang' yang memiliki arti dewa. Bila digabungkan secara bahasa, maka Dieng memiliki arti 'gunung tempat para dewa'. Namun bila ditilik dari bahasa Sunda, maka Dieng diartikan sebagai tanah para dewa.

2. Sejarah Gunung Dieng di Masa Lampau

Meski bukti lengkap, baik tertulis atau peninggalan yang dapat menyingkap semua misteri gunung Dieng belum dapat ditemukan. Namun, setidaknya kita bisa berimajinasi tentang masa lampau, tentang peranan penting yang dipegang Dieng dalam perkembangan sejarah negara Indonesia.

Banyak di kalangan para arkeolog dan ahli sejarah berpendapat bahwa dataran tinggi Dieng sudah dijelajahi manusia sejak 2.000 tahun yang lalu, bahkan sebelum masehi. Pendapat ini disangkut-pautkan dengan aktifitas migrasi besar-besaran orang India (suku Keling) ke tanah Jawa. Aktifitas migrasi tersebut pun merupakan simbol sebuah mitos yang mengisahkan pemindahan istana para dewa, dari Jambudwipa (Himalaya) ke dataran Dieng.

Kisah migrasi itu pula yang mengangkat nama Dieng sebagai tempat bersemayamnya para dewa.

Baca juga;

sejarah gunung Cikuray, Garut
9 gunung tertinggi di Jawa Timur

3. Misteri Hilangnya Desa Legetang, Sebuah Dusun di Lereng Gunung Dieng

Dalam buku laporannya yang berjudul Evaluation of Initial Investigation Dieng Geothermal Area, Central Java. Pada tahun 1971, USGS menuliskan bahwa pada tahun 1955, gunung Dieng mengalami longsor yang mengakibatkan hilangnya satu desa, tertimbun tanah.

Dalam website-nya (diengindonesia.com), tercatat bahwa desa Legeteng benar-benar terkubur, 351 warga desa tersebut, termasuk 19 penduduk desa tetangga meninggal saat longsor itu terjadi. Menurut sebuah sumber, desa Legetang berada di lereng gunung Dieng, hanya berjarak 3 km dari kawah Timbang.

Lagi pula, tahun itu 1955, segala peralatan masih terbatas, jadi sangat sulit untuk mengevakuasi penduduk yang terkubur. Dan pemerintah lokal saat itu membiarkan desa itu terkubur. Ujar Alif

Menurut sebuah mitos yang menyebar dari mulut ke mulut. Konon, dahulu, desa tersebut sangat subur. Namun, dikarenakan penduduknya tidak mensukuri dan tidak menjalankan kehidupan dengan perbuatan baik, maka desa tersebut di ganjar dengan kemarahan alam.

Saat ini, bekas lokasi desa tersebut merupakan lahan pertanian kentang milik penduduk sekitar. Banyak petani yang mengaku pernah menemukan puing rumah dan beberapa pecahan perabotan rumah tangga.

4. Gunung Dieng, Memukau, Sekaligus Mematikan

Indah, namun mematikan atau berbahaya, namun tetap indah. Terserah kamu melihat Dieng dengan cara pandang seperti apa. Jelasnya, gunung Dieng adalah dataran tinggi yang menyimpan keindahan dan bahaya.

Mengapa berbahaya?.....

Setidaknya, dataran tinggi Dieng memiliki 8 kawah aktif yang beberapa di antara kawah-kawah tersebut berpotensi mengeluarkan gas beracun, uap air dengan suhu panas, letusan lumpur panas, mengakibatkan lonsor, gempa bumi dan menyemburkan berbagai material vulkanik lainnya.

Situasi berbahaya ini digambarkan oleh tragedi letusan gas di kawah Sinila pada tahun 1979. Saat itu, kawah Sinila mengeluarkan gas beracun yang mampu menewaskan orang-orang yang menghirupnya dan membenuh setiap tanaman yang dilewatinya.

Berikut adalah ke-8 kawah yang berada di kawasan dataran tinggi gunung Dieng.


  1. Candradimuka
  2. Sibanteng
  3. Siglagah
  4. Sikendang (berpotensi gas beracun)
  5. Sikidang
  6. Sileri
  7. Sinila (berpotensi gas beracun)
  8. Timbang (berpotensi gas beracun)

Namun dengan setiap pemandangan alamnya, memukaunya sunrise di sana atau bentangan alam hijau yang luas. Tetap, Dieng adalah kawasan yang sangat indah....

5. Misteri Keberadaan Candi Pandawa Lima di Gunung Dieng

Pada abad ke-8, kerajaan Kalingga merupakan penguasa di tanah Jawa. Menurut para ahli arkeologi, pada tahun 732 M, kerajaan tersebut membangun beberapa candi yang difungsikan sebagai tempat pemakaman jenazah para raja dan ksatria, termasuk tokoh-tokoh yang masuk ke dalam sebutan Pandawa Lima.

Pandawa Lima sendiri adalah sebutan untuk 5 ksatria yang hidup di zaman Mahabrata, mereka merupakan putera dari raja Pandu Dewanata, dikenal memiliki jiwa ksatria dan berani. 5 ksatria tersebut di antaranya adalah;



  1. Puntadewa
  2. Werkudara (Bimo)
  3. Arjuna
  4. Nakula
  5. Sadewa

baca juga: 6 misteri gunung Merbabu, menyingkap setiap keangkeran di dalamnya

Demikian adalah 5 misteri gunung Dieng yang bisa saya sampaikan, semoga lewat misteri-misteri tersebut, kita dapat mengambil hikmah, mempelajari makna kehidupan dan sejarah yang terkandung di dalamnya. 
Share:

Search This Blog

Powered by Blogger.

<script async src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script> <script>      (adsbygoo...

Recent Posts

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Pages

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.